Published On: Mon, Sep 11th, 2017

Bubur Jawa, Hidangan Penutup Manis & Menggigit Lidah

Bubur identik dengan hidangan yang disajikan dengan bentuk lembek. Suku Jawa terutama sangat suka untuk membuat aneka jenis bubur. Ada berbagai macam jenis bubur Jawa yang secara umum, diantaranya adalah bubur sumsum, kacang hijau, kolak pisang, biji salak dan ketan hitam. Variasi bubur tersebut bisa dijadikan menjadi satu dan tidak bermasalah dalam segi rasa. Sebab, tekstur dari masing-masing olahan masakan tersebut sama, yaitu lembek. Dari segi rasa juga hampir sama, yakni manis. Perbedaannya adalah dari segi warna. Warna yang dihasilkan menyesuaikan bahan dasar pembuatnya. Sebagai contoh, pada bubur sumsum warna yang dihasilkan adalah putih, karena terbuat dari tepung beras dan santan. Selanjutnya, adalah bubur kacang hijau berwarna hijau, karena mengambil warna alami dari kacang hijau. Begitu juga dengan bubur ketan hitam. Warna yang dihasilkan menyerupai warna alami dari ketan hitam. Begitu pula seterusnya.

Komposisi dari bubur Jawa membuat sebuah perpaduan yang cantik ketika disajikan pada sebuah mangkok. Warna yang timbul terdiri dari hijau, putih, merah ketan hitam, dan orange dari bubur biji salak. Siapa saja pasti akan tertarik dengan adanya kombinasi warna tersebut. Rasa manis yang dihasilkan dari perpaduan aneka bubur tadi sangatlah pas menjadi makanan penutup. Teksturnya yang lembek menjadi keunggulan tersendiri. Setelah mulut bekerja keras untuk mengunyah makanan, kemudian diakhiri dengan kelembutan makanan manis penggugah selera ini. jangan lupa juga, makanan ini termasuk ke golongan masakan tradisional Indonesia. sehingga, sudah selayaknya untuk dilestarikan.

Bubur Jawa sebagai salah satu masakan tradisional yang ada di Indonesia, sudah selayaknya selalu dilestarikan. Hidangan ini biasa disajikan sebagai makanan pencuci mulut. Apalagi rasanya yang manis, sangat disukai oleh konsumen. Tidak hanya itu saja, kombinasi warna yang dihasilkan juga sangatlah cantik, sehingga bisa memikat mata yang ingin menikmati sajian ini. Ketika dimasukkan ke dalam mulut, maka terasa tekstur lembut di dalamnya yang meninggalkan rasa manis. Bagi pecinta kuliner, pastinya ingin mencobanya. Sesudah menikmati hidangan tersebut, maka pasti akan merasa ketagihan untuk bisa mencicipi kembali.

 

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>