Published On: Mon, Jan 9th, 2017

Cara Mengajar Bayi Membaca Sejak Dini

mengajar-bayi-membaca-sejak-diniBagi kalangan orangtua, topik mengajar bayi membaca sudah lama menjadi bahan pembicaraan menarik dan menjadi bahan rumpi para orangtua. Ada sejumlah alasan kenapa orangtua perlu mengajar bayinya membaca sejak dini. Antara lain, pertumbuhan otak bayi paling cepat terjadi pada tahun-tahun awal, pertumbuhan otak sangat dipengaruhi oleh “penggunaan” pada tahun-tahun awal, proses pengajaran yang ada akan menciptakan kedekatan dan ikatan emosional antara orangtua dan anak, dan pada dasarnya orangtua adalah guru yang alamiah. Alasan lain yang tak kalah penting, “Proses pembelajaran dari orangtua sejak dini akan membantu peningkatan harga diri anak”.

Sementara itu, bila dikaitkan dengan perkembangan intelektual seorang anak, hasil-hasil penelitian yang ada menunjukkan, sejak lahir hingga berusia 4 tahun, perkembangan intelektual anak mencapai 50%. Pada usia 2 tahun, pola intelektual dan emosional anak mulai terbentuk. Selanjutnya, pada usia 4-8 lahun, perkembangan intelektualnya sebesar 30%, sementara pada usia 8-18 tahun, perkembangan intelektualnya sebesar 20%. Bercermin dari data-data itu, jelas sekali perlunya mengajar bayi membaca sejak dini.

Baca juga : Penyebab Menurunnya Minat Baca Masyarakat

Secara definisi, membaca adalah kemampuan untuk mengenal kata-kata dan memahami artinya melalui bahasa tulis. Bagi manusia, membaca merupakan salah satu fungsi tertinggi otak manusia. Bahkan fakta yang ada menunjukkan, hanya manusia yang dapat membaca, meski makhluk lain, yakni binatang, juga memiliki otak. Berkaitan dengan upaya agar proses mengajar membaca pada bayi lebih berhasil, maka kita bisa memulai dengan membuat kartu-kartu putih berukuran 15 x 60 cm dengan tulisan spidol merah besar-besar. Di kartu tersebut kita tulis kata-kata dari nama-nama benda yang ada di sekitar bayi, seperti: mata, hidung, meja, kursi dan sebagainya. Kata-kata itu ditulis dengan spidol besar atau kecil. Lalu, bagian dalam kata yang masih kosong dicorat-coret/diarsir dengan spidol yang sama hingga terisi penuh.

Kemudian kartu-kartu yang ada disebar, dan anak kita minta untuk mengambil kartu kata yang bunyi katanya kita ucapkan. Misalnya, mencari kartu dengan kata “Gelas” atau “Meja”. Hasilnya, akan tampak, apakah anak mengenali kartu kata tersebut. Meskipun anak belum bisa berbicara, tapi suatu ketika anak mampu mengambil kartu dengan tepat. Selanjutnya anak diminta menunjukkan atau mengambil beberapa kartu kata yang telah kita sebutkan satu per satu. Jika anak mampu mengambil atau menunjukkan kartu kata dengan benar, berarti anak benar-benar bisa membaca. Untuk membuktikan kebenaran anak itu bisa membaca, bukan sekadar menghafal, maka anak kita minta untuk menyebutkan dan menunjukkan beberapa kata nama-nama benda yang ada di sekitar anak. Apakah dia bisa menyebutkan sambil melihat tulisan nama-nama mobil, minuman dalam kemasan, makanan, mainan dan lainnya, maka mengindikasikan bayi itu mampu membaca.

Baca juga : Belajar Bahasa Inggris Menyenangkan di Gama Private

Dengan demikian, untuk meningkatkan kemampuan membaca pada bayi, perlu dilatih terus dengan konsisten supaya kemampuan anak dalam membaca makin berkembang. Selain tidak boleh main paksa, syarat lain yang tidak kalah penting dalam mengajar bayi membaca sejak dini adalah suasana proses belajar-mengajarnya harus gembira. Di sini, kegembiraan tak hanya milik anak, tetapi juga milik orangtua. Apabila memang anak masih ingin main, biarkan saja dulu. Bagaimanapun, orangtua harus memakluminya, dunia anak adalah dunia bermain. Meski begitu, pengondisian agar anak siap belajar jika saatnya sudah tiba mesti dilakukan. Jika suasana hati anak sudah enak setelah bermain dan suasananya mendukung untuk proses belajar, barulah orangtua memberikan pembelajaran. Model pembelajarannya tak boleh kaku layaknya murid dan guru di kelas. Semua harus terasa menyenangkan sehingga anak akan menikmati proses belajarnya. Apabila terlalu kaku, tentu anak tidak akan ingin membaca lagi.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>