Published On: Thu, Jun 5th, 2014

Dari Pangsit Jadi Skripsit

pangsit

Bagian penentuan mahasiswa tingkat akhir, skripsi yang sering dianggap hal yang sangat tidak enak didengar bagi mahasiswa. Banyak mahasiswa yang memelesetkannya ‘skripsit’, atau bagi mahasiswa yang keenakan ngerjain skripsi biasa memelesetkannya menjadi ‘skripsweet’.

Namun dibalik itu semua. ekspresi kekesalan para mahasiswa yang skripsinya tak kunjung usai. Plesetan ini pun dimanfaatkan pria bernama Agung Putro Setyo atau biasa disapa ‘bla’. Hal mengesalkan ini dijadikan brand dari kripik pangsit buatannya, yaitu ‘Skripsit’ (Sebungkus Keripik Pangsit).

Dengan idenya tersebut, menepis imej mahasiswa yang mengalami hal tidak menyenangkan menjadi menggairahkan. Hal tersebut karena skripsit sangat menggairahkan ketika bumbunya dijilat dan rasanya enak ketika dimasukan kedalam mulut. Skripsit sangat nikmat disantap beramai-ramai sambil menonton maupun sendirian saat mengerjakan skripsi.

Skripsit tidak dapat dibeli dengan harga yang sangat murah, yakni Rp. 11.000 perbungkus. Harga yang sangat murah untuk mendapatkan kenikmatan. Skripsit terdapat sembilan rasa berbeda yang berbeda, yakni : rasa Ladodes Mexico (pedas), Keju New Zealand, Bakakak Sapi (Sapi Panggang), Dibening (ayam), Pop Corn India, Balado Lambada, Pitsa, Coklat Afrika, dan Melendoy.

So, rasakan kriuk-kriuknya dengan memesan langsung melalui Twitter di @agungbla atau bisa melalui line.

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Pemilihan nama dari makanan ini sangatlah unik, kreatifitas mahasiswa memang harus selalu mencari berbagai terobosan baru. Semoga sukses selalu ya.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>