Published On: Thu, Dec 29th, 2016

Yuk Bermain Warna Di Ruang Belakang!

ruang-belakang-warnaIstilah ruang belakang atau kamar belakang awalnya diperuntukkan bagi ruang-ruang yang letaknya di bagian belakang,  rumah tinggal zaman dulu. Biasanya ruang-ruang yang terletak di bagian belakang rumah berfungsi sebagai ruang pendukung aktivitas penghuni rumah. Seperti kamar mandi, dapur, gudang, dan sebagainya.

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan di berbagai sektor termasuk keilmuan perancangan arsitektur dan interior rumah tinggal, maka perencanaan ruang-ruang di tempat hunian pun berubah. Tingkat kenyamanan dalam penggunaannya dioptimalkan sesuai dengan aktivitas penghuni rumah.

Dalam pelaksanaannya, ruang-ruang yang berfungsi sebagai “ruang belakang” seperti disebutkan di atas seringkali masih diperlakukan seperti “anak tiri” dibandingkan dengan ruang-ruang lain yang lebih sering dipergunakan pemilik rumah.

Baca juga : Mengenal Fungsi dan Kelebihan dari Pagar BRC

“Ah, kan nggak kelihatan ini oleh tamu!” Biasanya pemikiran seperti itu yang terlintas di benak kita. Padahal rumah tinggal tersebut kan dihuni oleh kita, bukan oleh tamu atau kerabat yang datang berkunjung. Jadi sepantasnya setiap ruang di dalam rumah kita diperlakukan sebaik mungkin sesuai dengan fungsinya, nyaman dalam penggunaannya tapi juga enak dilihat. Begitu juga ruang-ruang yang berfungsi sebagai pendukung aktivitas penghuni rumah.

Memang, penampilan yang baik itu biasanya diikuti oleh pembiayaan khusus, namun banyak cara lain untuk mewujudkan keinginan tersebut tanpa harus mengeluarkan biaya yang “wah”.

Mengubah penampilan sudut-sudut atau tempat-tempat yang tadinya tidak sedap dipandang menjadi lebih enak dan pantas untuk dilihat hanya dengan mengubah wama. Misalnya sudut rumah yang dipergunakan untuk menempatkan sebuah lemari dan rak yang berfungsi sebagai “gudang kecil”.

Gudang kecil semacam ini selalu dibutuhkan di setiap rumah guna menyimpan segala peralatan membersihkan perabotan rumah seperti sapu, ember, sikat pembersih, kain pembersih dan botol-botol cairan pembersih yang beraneka ragam bentuk maupun ukurannya.

Satu lagi adalah sudut lain di dapur yang biasanya dipergunakan sebagai area penyimpanan peralatan masak memasak dan kelengkapannya. Area-area ini biasanya luput dari perhatian pernilik rumah sehingga penampilannya pun seadanya. Padahal kalau ada kepedulian sedikit saja, sudut ini bisa tampil unik dan manis.

Baca juga : Merawat Peralatan Rumah Tangga dari Serangan Rayap

Warna lemari, rak dan meja yang cerah dan kontras (merah, biru, kuning atau hijau) dipadukan dengan wama putih, akan lebih menarik apabila perlengkapan dan benda-benda yang memang menempati area tersebut juga warnanya dipilih khusus sama dengan warna furniturnya.

Tetapi harus diingat, warna dan penampilan seperti apa pun yang kita pilih tetap harus disesuaikan dengan lingkungan di sekitarnya.

Mencari, memilih, dan membeli barang-barang seperti yang diinginkan memang agak sulit. Dibutuhkan sedikit inisiatif dan kreativitas untuk mewujudkannya. Ada beberapa perlengkapan yang warnanya sesuai dan bisa langsung dibeli di toko atau supermarket, tapi banyak juga yang tidak sesuai dengan keinginan. Kalau begitu, mengapa tidak kita mengubah sendiri dengan warna-warna yang kita inginkan.

Ada keasyikan dan kepuasan tersendiri mengerjakan aktivitas tersebut, secara psikis maupun fisik. Menghilangkan kejenuhan sekaligus juga menambah aktivitas fisik. Selain itu, area di ruang-ruang belakang rumah kita pasti akan tampak lebih ceria.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>